asien
Pertama Seorang Dokter Praktek
Steven, si dokter muda, baru saja kelar PTT di daerah terpencil di Yahukimo
Papua. Sekarang ia baru boleh buka praktek untuk umum. Betapa senangnya
Steven menjalani hari pertamanya sebagai dokter umum.
Sekretarisnya, Mona, memberitahu bahwa ada seorang laki-laki ingin
menemuinya. "Asyik, pasien pertamaku!" teriak batin Steven. Ia pun
meminta
sekretarisnya mempersilakan laki-laki itu masuk. Steven pun pura-pura
sibuk.
Ia mengangkat telpon dan pura-pura sedang online.
"Ya, benar sekali. Ongkosnya 200 ribu. Ya, saya tunggu Anda pukul 4
sore
nanti. Oke.. Jangan telat, saya sibuk sekali," kata Steven pura-pura
bikin
janji dengan pasien di ujung telepon.
Ia kemudian meletakkan gagang telepon dan menatap laki-laki yang duduk di
hadapannya.
"Maaf, saya membuat Bapak nunggu lama. Apakeluhan Bapak?" tanya
Steven
berwibawa.
"Ah, nggak ada yang sakit, kok, Dok,"kata laki-laki itu.
"Saya petugas Telkom yang mau pasang telepon."
TARZAN
Pada suatu hari ada penjelajah kesasar di hutan. Udah berputar-putar di
sana selama 5 bulan tidak dapat
juga jalan keluar-nya. Akhirnya dia nyerah juga.. Kemudian dia ketemu sama
Tarzan.
Penjelajah: (penjalajah berpikir) "Wah ada Tarzan nih... Tanya jalan
keluar ah."
Penjelajah: "Tarzan bantuin saya dong. Udah 5 bulan saya nyasar di
sini..."
Tarzan: "Gampang kok.... Nanti lurus aja, sampai mentok belok kiri
dah...."
Penjelajah: "TBC (Thanks Berat Cuy) ya...."
Penjelajah mengikuti apa yang Tarzan bilang. Dia jalan terus sampai mentok
lalu belok kiri. Tapi masih nyasar juga. Tidak lama kemudian dia ketemu
lagi sama Tarzan.
Penjelajah: "Woy Tarzan kenapa kamu ketawa? BTW, kok ga ketemu sih
jalan keluarnya?"
Tarzan: "Wakakak... Kalau gua tahu jalan keluarnya sih gua dah gak di
sini lagi...
Sekarat Tapi Ingin Istri Berdandan
Ketika sedang sakit parah, Uddin berkata pada istrinya, "Istriku
tercinta,
kenakan pakaianmu yang terbaik. pakailah perhiasanmu yang terindah. sisir
rambutmu. cucilah wajahmu. Pokoknya, berdandanlah secantik mungkin, lalu
kemarilah."
"Dalam keadaan seperti ini bagaimana mungkin aku meninggalkanmu hanya
untuk
berdandan. tentu aku tidak akan melakukannya. Kamu kira aku wanita macam
apa, sehingga kamu bilang begitu padaku?" kata sang istri.
"Bukan begitu, istriku. ternyata engkau salah paham. Aku melihat
Malaikat
Izrail sudah mondar-mandir di sekitarku. Begitu melihatmu dengan pakaian
bagus dan penampilan cantik, barangkali dia lebih tertarik padamu, lalu
membawamu dan membiarkan aku," jawab Uddin.
Takut Kalau Ngebut
Suatu hari ada seorang sopir bemo yang mengemudikan bemonya dengan
kecepatan
tinggi, alias ngebut, plus ugal-ugalan disebuah jalan. Seluruh penumpang
pada takut semua, terutama seorang ibu yang berada disebelah pak sopir itu,
ibu itu kemudian berteriak dengan rasa takut...
Ibu : "Bang..!! Kalo nyopir jangan ngebut donk!! saya takkuuutt...
"
Sopir : "Bu.. kalo ibu takut, 'MEREM' aja seperti sayaa.."
Pria yang
tidak suka minum dan berjudi
Pria yang Suka Mabuk, Judi, dan Main Perempuan Seorang pria, perlente,
perut
buncit, pakai jas, dan berkesan kaya raya tampangnya, berjalan keluar dari
gedung BNI 46 Thamrin. Pas di depan gedung, ada seorang pengemis, seumuran
si pria, kurus kering, muka layu, pakaian compang camping dan penuh debu.
Si pengemis begitu lihat si pria segera berkata, "Tuan kasihanin saya,
minta
uang 20 ribu dong..."
Si pria berhenti, dipandangnya si pengemis sejenak lalu bertanya "
kalau
saya beri 20.000, kamu tidak akan pakai untuk minum2x kan ?"
Pengemis : "Oh tidak tuan , saya tidak suka minuman keras."
Si pria : "Juga tidak akan pakai buat berjudi?"
Pengemis : "Tentu tidak tuan, saya tidak suka berjudi."
Si pria : "Juga tidak di pakai main perempuan?"
Pengemis : "Tidak, tidak. Seumur umur saya tidak pernah suka main
perempuan."
Pria kaya itu pikir pikir sebentar lalu berkata lagi "Gini aja , kamu
ikut
saya pulang , saya kenalkan sama istri saya, setelah itu kamu saya kasih 2
juta."
Si pengemis menjawab, "Lho kok, buat apa Tuan?"
"Saya mau kasih lihat istri saya, kalau seorang laki laki tidak suka
minum
minum, tidak suka berjudi, dan tidak suka main perempuan, hasilnya seperti
kamu ini!" jawab si pria kalem
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment